Blog

Kapan Sebaiknya Kamu Tahu Potensi Diri Yang Sebenarnya ?

Guru membuka pintu, tapi anda harus masuk sendiri

Pepatah Cina


Menurut pengalaman pribadiku, judul di atas jawabannya :
Secepatnya !

Lebih cepat lebih baik.

Kenapa ? Sedikit cerita, ini kalau keinget aku dulu waktu SMA, kok rasa-rasanya nyesel banget.

Jadi waktu itu kelas 2 SMA (jamanku belum ada sebutan kelas XI)
Ketika itu masa-masanya anak kelas 2 SMA galau buat milih jurusan. Kamu yang sekarang sekolah SMA mungkin relate dengan kegalauan ini ya ?
Pilih jurusan kelas 3 IPA, IPS, atau Bahasa.

Kebanyakan siswa kayaknya pengen masuk IPA. Apalagi orang tuamu ya kan ?

Kalau udah masuk IPA tuh dianggep udah pinter, jago matematika, gampang milih jurusan buat kuliah, dan minimal kalau ngelamar kerja tuh lebih gampang.

Maklum, tahun 2000 an dulu informasi masih terbatas, internet juga masih lambat dan baru dikuasai sama yahoo aja.. wah ketahuan umurnya nih haha..

Kalau nasib ngga bisa nerusin kuliah, banting setir mau kerja pake ijazah lulusan SMA jurusan IPA waktu itu masih “lebih laku” daripada jurusan lain. Entah mau ngelamar CPNS atau swasta.

Back to story, di tengah kegalauan milih jurusan itu. Untungnya di sekolah ada program bagus, sekolahku mengadakan tes bakat dan potensi yang hasilnya bisa memberikan informasi jurusan apa yang paling cocok dengan potensi siswa.

Kemudian setelah tes selesai dan 1 minggu berselang tiba saatnya pembagian hasil tes.
Setiap anak menerima sertifikat hasilnya masing-masing. Dan aku pelan-pelan mengintip dengan perasaan deg-degan banget..

Aku baca dari atas ke bawah dan memahami setiap detail poin poin-nya.

Hasil dari setiap poin kecerdasan, menunjukkan bahwa bakat dan minatku cocok untuk jurusan :

Pilihan Utama : IPS
Pilihan alternatif kedua : Bahasa
Pilihan alternatif ketiga : IPA

Reaksiku , What ?
Masa sih ? Bukan IPA pilihan pertama ?
Justru ketiga !?

ini gambarnya biar ngga dikira hoax hehe..


Kaya gak percaya aja, padahal aku ngga lemah-lemah amat kok pelajaran matematika dan pelajaran eksak lainnya.
Malahan Kimia sama Biologi itu pelajaran favoritku.

Kok bisa sih? apa mungkin ada yang salah.. pikirku.

Tapi memang apapun hasilnya keputusan tetap diserahkan kepada siswa masing-masing mau pilih jurusan apa.
Dan bisa ditebak. Aku pilih apa ?

Yep, IPA hahaha.. Karena gengsi dan ikut-ikutan kawan-kawan.

Bagus nggak seperti itu ? Nggak.. Menurut aku sama sekali nggak .
Kenapa ?

Ceritanya setelah lulus SMA pun aku memilih bekerja (pakai ijasah SMA IPA hihi..) selama beberapa tahun dan baru melanjutkan kuliah jurusan Tehnik Informatika.
Yap.. nggak sesuai potensi diri lagi kan? hmm…

Di sini lah aku mulai ngerasa ini bukan aku banget..

Banyak Belajar Itu Baik Tapi Jangan Lupakan Fokus

Setelah aku putuskan nggak melanjutkan kuliah (padahal udah masuk semester 7 bikin skripsi, sedih kalau ingat.. sayang banget) disebabkan oleh satu hal yang memang keputusan sulit.

Salah satunya juga karena aku ngerasa salah jurusan kuliah, bisa ngikutin sih kuliahnya dan IPK selalu di atas 3 tiap semesternya tapi nggak happy.

Ada yang kurang gitu deh, batin nggak puas. Harusnya kalau sesuai minat dan bakatku, aku pilih Ekonomi, Manajemen, Ilmu Komunikasi, atau Sastra Inggris gitu di kampus.

Tapi dasar aku memang payah.. hehe.. masih menganggap jurusan eksak itu paling keren.

Sampai akhirnya belasan tahun kemudian di usia kepala 3 aku merantau ke ibukota, melamar pekerjaan dan menetap sampai sekarang.
Kebetulan pekerjaanku sekarang mengharuskan aku untuk terjun di internet marketing.

Karena aku orangnya suka belajar mulai deh belajar bikin website wordpress, Facebook Marketing, Instagram Marketing, Video grafis, Desain, konten marketing, ilmu bisnis, pengembangan diri.

Aku lahap pula youtube channel yang bagus-bagus.
Oh iya.. pernah suatu ketika aku lagi scrolling di Youtube dan nemuin konten dari channel Satu Persen.

Inget banget waktu itu tahun 2019 tapi lupa bulan apa, kontennya berjudul “Filosofi Satu Persen: Satu Persen Lebih Baik Setiap Harinya”

Di situ ada hal menarik buatku, ternyata untuk mengubah diri kita ke arah yang lebih baik itu konsepnya sedikit demi sedikit 1 persen setiap hari yang bakal meningkat bukan 365 % tapi ribuan persen dalam satu tahun.

mindblowing banget kan ?

Tapi… karena terlalu banyak yang aku pelajari, pengen bisa skill ini, skill itu, dapet tawaran freelance dikit ambil, job ini belum kelar, ada job baru ambil. Padahal sambil kerja juga.

Akhirnya ngga fokus. Capek doang dapatnya.


Baca Juga : Melatih Fokus Agar Hidup Lebih Produktif

Seperti pepatah,
“Kalau kamu mengejar 2 kelinci sekaligus, kamu tidak akan mendapat keduanya”

alias SIA-SIA

Suatu hari aku mulai mikir dalem, dan bertanya dalam hati
“Apa sih yang kamu cari ?”

Di situlah aku mulai meng-eliminasi apa yang memang bener-bener sesuai minatku. Dari list skill yang aku bisa, aku coba menganalisa mana yang sesuai sama karakterku dengan menjawab pertanyaan sederhana ini yang kudapat dari seorang sahabat :

1. Kamu lebih suka bekerja sendiri atau banyak orang ?
– Sendiri

2. Kamu suka pekerjaan menulis atau berbicara ?
– Menulis

3. Sebutkan aktifitas yang akhir-akhir ini kamu dapat pujian dari orang lain
– Menulis status facebook dengan copywriting dan stroytelling

4. Sebutkan aktifitas yang ketika kamu melakukannya membuat kamu lupa waktu dan larut di dalamnya
– Menulis konten

Aha..
Sudahlah,
sepertinya ini yang harus aku fokusin.

MENULIS KONTEN

Entah nanti bakal dapat kerjaan jadi Copywriter, Content Writer, Content Creator atau apapun yang penting nyambung dengan menulis.

Jadi kuputskan setiap hari aku rutinkan membaca konten, nonton video, kepoin tulisan postingan status orang yang menurutku interaksi nya tinggi, terus nulis ulang ke status facebook ku sendiri. Minimal 2 postingan per hari.

Itu aja rutin yang kulakuin.
Lama-lama kok aku ngerasain nikmatnya pekerjaan menulis ya. Dan tidak jarang status postinganku mendapat pujian lagi dan lagi.
Aku tambah yakin potensiku sudah ketemu.

Baca Juga : Pentingnya Hobi untuk Menggali Potensi Diri

Tawaran Itu Mulai Datang

Aku termasuk orang yang percaya bahwa keberuntungan itu adalah pertemuan antara kesiapan dan kesempatan.
Bukan yang tiba-tiba datang.

Begini ceritanya,
suatu hari, aku iseng untuk join sebuah grup bisnis di Facebook. Setiap postingan adminnya aku selalu kasih komentar panjang dan berbobot dengan sentuhan copywriting tentunya.

Admin dan anggota lain pun ikut kasih komentar di komentarku jadi saling bersahutan.
Selang 2 mingguan, admin grup kirim private message di Messenger Facebook dan dia bilang kalau tulisanku bagus.
Dan dia kasih penawaran freelance nulis copy dalam gambar feed Instagram dan konten Facebook grup bisnis. Kalau ditotal konten bulanan mereka butuh sekitar 250 konten.

Waw.. tanpa menunggu waktu lama aku iyakan saja tawaran itu.

Selain rutin membuat konten, aku juga ikut grup menulis. Pernah suatu hari diadakanlah lomba menulis antar anggota grup.
Dan dari 30 an peserta, aku dapat peringkat 2. Rasanya, pede meningkat berkali lipat berasa mirip iron man wkwkwk

Mindset Bertumbuh

Aku sadar tidak sepatutnya berpuas diri. Ini belum apa-apa, justru ini adalah awal.

Kalau saja aku dulu ngga pilih jurusan IPA dan pilih ke Bahasa atau IPS , bisa jadi lain ceritanya.

Walaupun harus melalui proses panjang dan ngga sebentar, setidaknya aku udah nemuin apa minatku.
Dan aku tetap harus menanamkan mindset bertumbuh. Selalu belajar dan belajar hal baru.

Tapi kali ini beda, aku mau fokus di bidang menulis saja.

Buat kamu, kalau saat ini kamu :

1. Masih sekolah/kuliah/ belum bekerja

Jangan risau. Jaman sekarang sudah jauh lebih baik dari jaman aku dulu.

Akses informasi up to date, cepat, buanyak banget kesempatan dan peluang.
Mungkin kamu belum nemuin apa yang jadi minat kamu sekarang, mencoba banyak hal bukanlah hal yang buruk.

Banyak-banyak membaca, dan jangan cuma rebahan hehe.. Ikut juga organisasi, les, kursus, latihan beladiri, fitness atau apapun.
Mumpung kamu belum berkeluarga, masih banyak waktu.

Tapi tetap sesuaikan dengan sumber daya yang kamu punya.
Tenaga, pikiran, dan uang.
Nggak mau kan sampai studi kamu keteteran. Kalau kamu di posisi ini luangkan waktu lebih banyak untuk gimana caranya cepat selesaikan studi kamu.

2. Sudah bekerja tapi ngga sesuai potensi diri

Kalau saat ini kamu udah puas dengan hasil yang kamu peroleh dari pekerjaan kamu, misalkan kamu PNS atau karyawan swasta dengan gaji yang di atas rata-rata kebanyakan orang dan menurut kamu oke, ya lanjut aja.

Di sini aku nggak akan bilang bahwa bekerja sesuai potensi dan minat itu pilihan yang paling baik.
Enggak.

Silahkan saja itu pilihan hidup setiap orang. Karena prioritas dalam hidup seseorang itu berbeda.

Bisa jadi minat dan potensi dirinya adalah bermusik, tapi pekerjaan sekarang adalah karyawan BUMN.
Mungkin seseorang punya potensi di fotografi, tapi sekarang bekerja jadi akuntan yang gajinya sudah cukup untuk keluarga, karena priortasnya adalah adalah pengen memberikan yang terbaik untuk anak dan istrinya.

Lain cerita misalkan nih,
gaji aja kurang untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari, udah gitu kerjaannya membosankan, monoton.

Berangkat setelah subuh, di jalan macet, di tempat kerja udah capek, teman toxic, harus lembur, pulang kerja di atas jam 9 malam..
Berulang sampai bertahun-tahun, saran aku sih baiknya kamu mulai pikir ulang.

“Apakah ini yang selama ini kamu cari ?”
“Kalau bukan, sampai kapan ?”

Untuk kamu yang udah terlanjur masuk dalam lingkaran setan ini, saranku :

– Atur Keuangan,
sisihkan untuk budget pengembangan diri. Jangan berhutang untuk mendapatkan sesuatu yang nggak kamu perlukan

– Ikut Tes Kepribadian Atau Potensi Diri
seperti di tes kepribadian ini supaya kamu tau potensi kamu apa. Tenang, gratis kok. Kalau mau lebih dalam ya kamu ikuti kelas online nya, terjangkau banget. Nggak sampai uang rokok sebulan. 🙂

aku kasih screen shot nya nih :

Tes Gratis Satu Persen



Banyak membaca dan mencoba belajar skill baru
Sumber bacaan ngga harus beli buku kalau uang jadi pertimbangan, bisa kamu dapetin dari ebook, video youtube, Instagram, ikut grup telegram, grup facebook sesuai minat kamu.

Tapi perlu diperhatikan, jangan pelajari skill baru yang udah jadul.

Misal nih, kamu suka bidang IT apa iya jaman sekarang kamu mau belajar skill merakit PC ketika sekarang orang banyak pakai laptop. Nah kalau 10 tahun lalu mungkin masih relevan. Tapi bukan bermaksud mengecilkan skill itu ya, sekali lagi.

Kalau bisa sih.. cari yang ke depan masih bakal di butuhkan paling tidak 10 tahun ke depan.
Ini contohnya beberapa skill yang dibutuhkan saat ini dan mahal harganya karena banyak permintaan tapi belum banyak supplai nya.

– Digital Marketing
– UI/UX Designer
– Copywriter
– Content Writer
– Data Analyst
– Data Scientist
– Video Grapher
– Animator
– Content Creator

Intinya sih punya minat dikembangkan boleh tapi kalau bisa yang menghasilkan sesuai jamannya.
Dan buat kamu yang udah tau minat dan potensi kamu yang sudah sesuai dengan potensi kamu, aku ucapkan SELAMAT.

Tetap tanamkan mindset bertumbuh, jangan mudah berpuas diri. Teruslah mengasah potensi kamu.
Jaman terus berubah lebih cepat, kuasai skill baru yang dibutuhkan sesuai jamannya.

Sekali lagi, menemukan potensi diri itu lebih cepat lebih baik.

Salam.

1 Hal Ini Sering Diabaikan Oleh Banyak Pebisnis Seperti Kamu

“Jika Anda ingin berjalan lebih cepat, berjalanlah sendirian,
Jika Anda ingin berjalan lebih jauh, berjalanlah bersama orang lain”.

~pepatah Ubuntu, Afrika


Halo teman pebisnis..


quote di atas kedengaran nggak asing ya ? Biasanya dalam konten bertema bisnis quote ini sering muncul.

Apa artinya ?

Sebagai pebisnis kita bisa memulai bisnis sendirian lebih cepat karena kita tidak perlu memikirkan orang lain dan segala urusannya.
Namun, sendiri itu ada batasnya.

Ketika bisnismu membesar tiba-tiba kamu merasa kewalahan. Terbatas tenaga, pikiran, waktu..
Boro-boro memikirkan strategi pengembangan bisnis, ngurusin chat pelanggan aja sudah habisin waktu.

Belum lagi berurusan dengan supplier, produk, perhitungan omset dan profit, dan lain-lain.
Ujung-ujungnya usaha kamu memang sih jalannya cepet, tapi ya bakal segitu-segitu aja. Karena kamu sendirian jalaninnya..


Bisnis itu kan pengennya jangka panjang dan berkembang, betul ?
Di situlah kita butuh orang lain untuk membuat bisnis kita bisa mencapainya ( berjalan jauh).


Orang lain di sini bisa berarti dari internal atau eksternal.

Internal seperti kamu hire tim yang kompeten, eksternal yaitu pihak lain, sampai mungkin yang gak bakal kamu sangka.

Dan bisa jadi kamu sering mengabaikan. Karena bisa jadi kamu nggak tahu.

Apa itu ?

iya, Asuransi.

Asuransi Termasuk Dalam Perencanaan Keuangan

Dalam kondisi zaman yang berubah sangat dinamis sekarang ini, kita tidak akan pernah dapat mengukur segala sesuatu dengan pasti termasuk bisnis kita.

Makanya, kita perlu mengatur dan merencanakan keuangan.

Apalagi pebisnis yang hasil bulanannya naik turun, ngga seperti karyawan yang gajian pasti tiap bulan.

Ditambah kondisi pandemi seperti ini.

Merencanakan keuangan itu bukan sebatas menyimpan dana untuk kebutuhan ini dan kebutuhan itu.

Namun lebih ke membatasi diri untuk berfoya-foya menghabiskan uang untuk hal yang tidak perlu.
Atur keuanganmu selain menabung, alokasikan juga pendapatanmu ke dalam asuransi.

Tapi kamu harus tau , asuransi seperti apa yang cocok untuk pebisnis seperti kamu.

Jawabannya ya Asuransi Umum atau General Insurance.
Apa lagi itu? hehe..

Tenang, saya akan jelaskan secara simpel..

Mengapa Asuransi Umum

Jawabannya, kalau kamu pebisnis dan punya aset. Ada resiko kerugian di situ.

Ada kerugian artinya kamu butuh asuransi umum.

Asuransi umum ini banyak jenisnya, ini beberapa diantaranya :

  1. Asuransi Kebakaran
  2. Asuransi Kendaraan Bermotor
  3. Asuransi Rekayasa
  4. Asuransi Pengangkutan
  5. Asuransi Aneka / Lain-lain

Penjelasan detail tidak akan dijelaskan di sini. Kamu sekali lagi bisa lihat di jenis Asuransi Umum ini.

Jadi ketika semua aset bisnis kamu sudah terproteksi, kira-kira kamu lebih tenang nggak jalanin bisnis?

Ngga kawatir resiko kebakaran,
Ngga takut kendaraan hilang dicuri,
Ngga mikir rugi karena tertimpa kejahatan perampokan
Sampai proteksi kerugian transaksi gagal bayar oleh debitur kamu

Banyak kan manfaatnya ?

Tapi kan kejadian di atas itu kan nggak bisa dikatakan sering terjadi, dan saya tetap harus bayar rutin ? Rugi dong..

Betul bayar rutin, logika sederhana untuk asuransi seperti ini :

Kamu tinggal di rumah mewah dan butuh keamanan.
Kamu hire seorang security untuk menjaga rumah itu.
Kamu mengeluarkan gaji bulanan, tapi rumah kamu aman.

Pertanyaannya apa setiap hari ada pencurian?

Sampai sini sudah kebayang?

Asuransi Umum Di Indonesia

Saat ini mungkin kamu sudah punya sedikit gambaran pentingnya asuransi umum dan sudah mulai kebayang mau ikut asuransi umum.

Banyak perusahaan asuransi umum di Indonesia, salah satu yang bisa jadi buat pertimbangan kamu adalah Tugu Insurance


Mengapa Tugu Insurance ?


Mengapa tidak ? hehe

Setidaknya ada beberapa alasan kamu pilih asuransi umum dari Tugu Insurance :

– Berpengalaman di bidangnya sejak tahun 1981 artinya sudah 39 tahun
– Milik Pertamina dengan saham terbesar, you know lah ya Pertamina seperti apa manajemennya tidak diragukan lagi
– Sudah terdaftar di OJK
– Terdaftar di Bursa Efek Indonesia
– Segudang penghargaan dari tahun ke tahun yang bisa kamu lihat di sini


Artinya Tugu Insurance adalah asuransi yang dipercaya dan diakui oleh pelanggan.

Kamu juga bisa kepoin Instagramnya Tugu Insurance ini di @tuguinsurance


Tersebar Di Banyak Kota di Indonesia

Pertanyaan selanjutnya di mana tempat untuk bergabung dengan Tugu Insurance?
Tugu Insurance tersebar di banyak kota di Indonesia.

Kamu bisa lihat gambar di bawah ini atau link ini.

Kalau kamu masih ragu juga, nggak papa.. itu hak kamu. hehe..
Yang jelas, untuk urusan proteksi aset bisnis jaman sekarang, itu bisa dibilang WAJIB kamu pikirkan.

Kamu nggak mau kan saat bisnis sedang bagus-bagusnya, cabang di mana-mana eh tiba-tiba pusing kena musibah.
Entah kebakaran, bencana, perampokan, dan lain-lain.

Kita memang tidak mengharapkan itu, tapi manusia wajib berusaha.
Dan ingat quote di awal, untuk berjalan jauh kamu butuh orang lain.

Kamu fokus di bisnisnya, lebih tenang dan nyaman. Biar Tugu yang urus proteksi aset kamu.

Bebas dari resiko atas ketidakpastian dalam hidup.
Jangan ragu untuk Berani Lebih Baik

4 Cara Mendapatkan Uang Jutaan Rupiah Dengan Modal Smartphone

“Nothing endures but change” – Tidak ada yang tidak berubah kecuali perubahan itu sendiri. (Heracletos 540-480 SM)

Halo jamaah rebahan dimanapun berada, hehe..
Jaman berubah sangat cepat. Teknologi menjadikan apa yang 10 tahun lalu tidak mungkin, menjadi mungkin.

Sama halnya apa yang kita ketahui saat ini mungkin tidak akan relevan 10 tahun lagi.
Begitu pun cara menghasilkan uang. Di era digital seperti ini ini ada banyak cara untuk menghasilkan uang.

Pekerjaan yang saat ini kita tahu bahkan 10 tahun lalu masih belum kita kenal mulai bermunculan.
Sebut saja apakah 10 tahun lalu kamu pernah dengar pekerjaan ini :
– UI/UX Designer
– Content Marketer
– Copywriter
– Influencer
– Data Scientist

Nggak kan ?
Nah sekarang ini cari kerja tidak melulu menjadi PNS atau karyawan.
Apalagi jaman serba digital gini cukup bekerja dari rumah dan koneksi internet saja kamu sudah bisa menghasilkan uang.

Walaupun kamu cuma modal smartphone loh.

Kalau saat ini kamu mungkin seorang karyawan swasta atau PNS, ibu rumah tangga, mahasiswa, bahkan masih menganggur pun punya kesempatan yang sama untuk menghasilkan uang hingga jutaan rupiah cukup modal smartphone.

Mau lebih tau lengkapnya,
Teruskan membaca..

Tapi sebelum lanjut ke bawah, saya asumsikan bahwa smarpthone kamu memenuhi standar berikut :
– OS Android versi 5 atau lebih tinggi
– RAM 4 GB atau lebih besar
– Storage semakin besar semakin baik

#1 Jualan Produk di Marketplace

Kamu tau marketplace kan ?
Tokopedia, Lazada, dan Shopee, Bukalapak dan kawan-kawan..

Juualan produk di online sekarang ini lagi lucu-lucunya hehehe.. alias sedang mengalami lonjakan yang cukup tinggi dikarenakan efek pandemi.
Penyebabnya orang-orang cenderung mengurangi aktifitas di luar rumah dan beralih membelanjakan kebutuhannya di online order.

Diantara banyak pilihan belanja, marketplace merupakan pilihan orang untuk belanja dengan rasa aman.

Dengan trend shifting kebiasaan belanja dari offline ke online ini, ditambah ketidakpastian kapan pandemi berakhir tentunya peluang besar untuk kamu mencoba berjualan di marketplace.

Produk apa yang laku ?

Coba lihat gambar yang saya dapat dari Shopee :


shopee data

Udah ada gambaran ?

Nah saya mau kasih beberapa langkah untuk berjualan di marketplace :
1. Pilih salah satu dulu markeplace untuk media jualanmu dan download aplikasinya.
2. Tentukan produk yang akan kamu jual, lebih baik yang kamu suka atau memang sedang trend karena kamu pemula jangan mikir yang rumit-rumit
3. Lengkapi profil tokomu dari foto, kontak, dan deskripsi
4. Upload foto produk jualan dan berikan deskripsi lengkap
5. Berikan pelayanan prima dari kecepatan membalas chat, kecepatan pengiriman, dan kesesuaian pesanan dengan kiriman

Pro tips :

– Cari supplier terpercaya seperti pusat grosir, sentra konveksi, pasar induk sekitar rumah kamu, ajak kerjasama dan minta ijin untuk foto produk-produknya.

– Untuk mencari supplier di marketplace perhatikan rating, ulasan, kecepatan pengiriman, kapan terakhir online, kecepatan membalas pesan.

– kamu tidak harus punya stok dulu di rumah, tapi bisa menjadi reseller atau dropshipper. Kalau kamu belum paham arti istilah reseller dan dropshipper lihat di sini

– Jualan online itu mengutamakan foto berkualitas dan keterangan deskripsi sedetail mungkin, dan berikan yang kompetitormu tidak mampu layani

– Gunakan fitur iklan marketplace yang kamu gunakan untuk meningkatkan jangkauan tokomu supaya mudah ditemukan calon pembeli.

Potensi penghasilan

Perlu proses untuk mencapai penghasilan profit stabil jutaan per bulan.

Mungkin awal-awal kamu akan ngerasain belum ada yang beli.
Minggu kedua sudah ada yang tanya,
Minggu berikutnya ada yang beli,
Kemudian laku mungkin seminggu sekali, lama-kelamaan dari belasan, ratusan per hari.
Sekali lagi Itu semua butuh PROSES.
Harus tekun dan sabar, analisa tokomu, dan pelajari konsumenmu. Lakukan perbaikan terus sambil sempurnakan pelayanan tokomu.

#2 Menjadi Influencer Di Instagram

Kalau kamu orangnya suka berbagi, seneng ngomong depan kamera, punya passion di bidang tertentu . Menjadi influencer mungkin cocok buat kamu.

Apa itu influencer ?

Influencer secara gampangnya adalah orang yang memiliki pengaruh dan memiliki pengikut (follower) di social media

Karena poin ini membahas instagram tentunya influencer Instagram ya..
Dengan memiliki banyak pengikut di Instagram kamu, akan sangat mudah bagi kamu untuk menerima tawaran kerjasama.

Influencer dapat apa

Setidaknya ini beberapa keuntungan menjadi seorang influencer :
a. Mendapat endorse produk
b. Produk gratis dari pemilik brand
c. Menambah relasi dengan lingkaran pertemanan yang luar biasa
d. Mengasah kemampuan menjadi content creator

Menarik ya?
saya juga mau tuh dapat produk gratis hehehe…

Kalau pengen tau juga gimana caranya menjadi Influencer Instagram ini langkahnya :

Pertama,
Tentukan niche atau ceruk topik yang tidak terlalu luas tapi cukup memiliki audience.
Kenapa?
Karena jika terlalu luas akan membuat kamu kesulitan menemukan audience yang fanatik, dan kamu akan kesulitan membuat konten.

Misalnya kamu suka fotografi, jangan ambil niche fotografi saja karena terlalu luas.
Contoh ambil fotografi makanan, fotografi pemandangan, fotografi gunung.

Misalnya lagi kamu suka jalan-jalan, ya jangan ambil niche traveling secara umum tapi ambil yang agak sempit contoh hijab travelling. Isinya perempuan berhijab suka travelling.

Misal kamu suka makan, ambil topik sempit seperti makanan khas , kuliner kota tertentu

Kedua,
Kamu harus belajar cara membangun follower. Berawal dari setting tampilan akun kamu, feed post, instagram story, copy text, dan caption, dan hashtag relevan, waktu posting terbaik, jenis konten seperti apa yang memicu interaksi dan disukai followermu.

Dari sisi kompetitor perlu juga kamu intip apa strategi yang mereka pakai.
Rangkul mereka dengan sering berinteraksi dengan mereka, jadikan mereka sumber follower untukmu juga.
Karena siapa tau follower mereka juga menyukai konten kamu.

Semua cara ini menggunakan tehnik Instagram Marketing Organik tanpa menggunakan iklan.
Kalau kamu serius mau mempelajarinya, aku rekomendasikan tempat belajar yang komprehensif dan keren banget di Kelas Instagram Organik ini.

Ketiga,
Kalau kamu punya budget untuk beriklan, gunakan instagram Ads untuk menggapai banyak lagi follower.
Bisa juga gunakan starategi promo give away (hadiah untuk follower) dengan sedikit membuat konten kuis dengan syarat follow akun kamu dengan tag teman

Contoh give away kamu bisa cari inspirasi di instagramnya Alfamart. Engagement atau interaksi followernya keren..

Kapan tawaran itu datang

Tidak ada yang tau pasti, tapi ketika follower kamu sudah menyentuh angka 3000 an ke atas,
biasanya sudah ada beberapa akun yang tertarik untuk menawarkan endorse produk sesuai niche yang kamu pilih
Umumnya di IG menyebut endorse ini dengan Paid Promote atau disingkat PP.

Cara kerja paid promote ini simpelnya kamu posting di feed IG kamu atau di Instastory produk jualan mereka dan kamu dapat bayaran.
Biasanya mereka udah siapin foto/video dan captionnya.

Kamu tinggal posting aja di IG kamu.

Besarnya bayaran PP juga tergantung. Tentunya semakin followermu banyak, jumlah angka jangkauan akunmu besar, makin tinggi pula rate bayaran kamu untuk sekali PP.

Bahkan seorang food logger dengan follower 300.000 ada yang rate per video review makanan sampai 10 juta, wow..
Kalau akun 3000 an follower umumnya di angka Rp 50.000 untuk PP di Feed IG, dan Instastory Rp 30.000.

Waktu untuk mencapai angka 3000 follower juga tergantung dengan usahamu. Bisa berbulan-bulan.

Potensi lain ada juga loh, kalau kamu sudah terbiasa membuat konten dan memanage konten planning, kamu bisa juga membuka jasa social media manager untuk akun online shop, UKM, atau perusahaan.

Bagaimana? seru kan ?

#3 Menjual Foto ke Situs Microstock

Care ketiga ini sebenarnya bisa kamu kombinasikan dengan cara kedua.
Ketika kamu membuat konten, pasti kamu juga membuat foto kan ?
Ada baiknya foto kamu itu ngga cuma menuh-menuhin smartphone kamu.

Sambil menyelam minum air ..

Apa itu Situs Microstock ? Ini adalah sebuah situs yang memberikan imbalan untuk kontributor yang mengupload gambarnya untuk digunakan orang lain.

Serius upload foto saja dibayar? iya dong.. pake dollar lagi.

Karena pake dollar tentunya kamu harus bikin akun di platform yang menerima pembayaran transaksi internasional yaitu Paypal.
Nah untuk daftar situs microstock apa aja yang aku rekomendasikan bisa di cek di sini

Oya, aku mau perlihatkan salah satu foto orang yang sukses gara-gara microstock ini.
Kamu pasti minimal pernah lihat gambar orang ini




Menurut kamu orang mana doi?

dia bukan dari Indonesia loh, tapi orang Thailand yang fotonya dipake iklan-iklan di Indonesia.

Namanya mas Rachata Tey wkwkwk
Foto doi di Shutterstock itu ekspresinya kaget dan mangap, tapi ternyata laku keras

Malah doi kaget , nih beritanya

Jangan salah,
Ngga harus foto kaya mas Racha tadi, foto anggota tubuh seperti telapak tangan dengan background putih, telunjuk, tangan mengepal atau gerakan lainnya pun akan menghasilkan uang kalau ditempatkan di tempat yang tepat hehe..

dan hebatnya fotomu bekerja 24 jam sehari, 7 kali seminggu padahal kamu mungkin lagi tidur, ada yang download gambar dan orang kirim duit ke rekening Paypal kamu, entah dari bagian negara mana. Bisa orang Brazil, USA, UK yang beli hehehe..

dari satu foto mungkin recehan, tapi kalau fotomu ada ratusan bahkan ribuan ya jadi banyak juga kan?
Mantap.. !

#4 Menjadi Driver Online

Nah cara terakhir ini kamu sendiri udah tau lah ya.
Sering pesan abang driver buat antar kemana-mana dan pesen makanan, atau kirim paket kan ?

Kalau kamu mau coba jadi drivernya boleh aja..

Yang kamu butuhkan nggak cuma hp smartphone aja sih, kamu butuh kendaraan roda 2 atau roda 4.
Trus daftar ke aplikasi driver seperti Grab, Gojek, Lalamove, Porter, Mr. Speedy, Deliveree.

Potensi penghasilan per hari bisa 50.000 sampai 600.000 per hari.
Tinggal kamunya kuat seberapa lama bekerja di jalan.

Sip ?

Kesimpulan

Nah itulah beberapa cara menghasilkan uang jutaan modal smartphone. Tentu saja tidak terbatas dari 4 cara diatas saja.

Masih ada banyak cara apalagi kalau kamu punya skill menulis, video editing, digital marketing, coding, desain, wah.. banyak yang bisa kamu explore jadi penghasilan.

Beda dengan jaman dahulu yang pilihannya cuma sedikit, kalau nggak jadi PNS ya kerja kantoran, atau petani, pedagang.
Jaman saya masih ngalamin tuh heheh.. soalnya internet belum ada. Wah ketahuan umurnya kalo gitu hihihi..

Kesimpulannya,
dengan kemudahan akses informasi dan internet jangan sampai berhenti untuk belajar, jeli melihat peluang, dan jangan takut mencoba.
Saat orang lain banyak yang berhasil mendapatkan penghasilan di atas rata-rata, paling tidak jangan cuma jadi penonton.

Jadilah salah satunya.

Salam


referensi :
Perbedaan Dropship Dan Reseller
Pandemi Momentum Kebangkitan UKM Melalui ECommerce
Toko Online Menjanjikan Saat Pandemi
Kategori Barang Laku Di Shopee
Jenis Pekerjaan Yang Muncul Dan Hilang Di Masa Depan
Ingin Jadi Influencer
Keuntungan Menjadi Influencer
Situs Microstock Terbaik
Sosok Pria Yang Terkejut DI Iklan Bukan Orang Indonesia

copywriting-jelek

Copywriting Penting Nggak Sih Sebenernya ?

COPYWRITING APAKAH PENTING?

Dulu saya terpukau dengan copywriting bagaikan ilmu magic yang bener-bener membius pembaca sampai bisa menggiring orang untuk membeli produk kita

Seolah-olah ini adalah jawaban dari yang saya cari dari ilmu jualan online
Ternyata SALAH bro..

Faktanya,
Copywriting ancur , target market tepat = berhasil
Copywriting keren, target market tidak tepat= Krik..krik..

Jadi pertanyaannya, Apakah Copywriting itu penting ?

Jawabannya sekali lagi adalah semua tergantung dari seberapa kamu mengenal baik target marketmu
Sudah sedekat apa. Kaya kamu ke pacarmu gitu..

Kira-kira siapa mereka , berapa umurnya, apa kegiatannya,
apa kesukaannya, pakai hp apa,sosmed apa yang dipakai,
apa yang sebenarnya yang mereka cari, apa yang mereka hindari, alergi apa hehehe..dan lainnya semakin detail semakin bagus.

Lalu tanyakan pernahkah bikin sesuatu yang bermanfaat untuk mereka dan menciptakan kedekatan ?
Posting ebook ? share video yang bermanfaat? kasih tips?

Kalau belum, saran saya berhenti dulu nulis copywriting

Menulis iklan itu akan mudah ketika
1. Kamu sudah tau bahasa yang dipakai mereka sehari-hari
2. Kamu sudah tau kesukaannya apa
3. Kamu mengerti banget kegiatannya apa
4. Kamu tau mereka menghindari apa

Yakin deh 100 % ide nulis iklan gak bakalan buntu
kalau sudah begini, mereka yang akan dengan senang hati menanggapi tulisan iklan mu, karena mereka merasa “INI GUE BANGET”

Dan karena kedekatan sudah tercipta mereka akan sukarela membeli produkmu. Yakin lah…

Terakhir, seorang senior copywriting berkata
“Batang tombak lebih penting dari ujung tombaknya ”

Artinya batang tombak = target market dan kedekatan
Ujung tombak = copywriting + penawaran

Kalau begitu apa yang harus saya lakukan sekarang dong ?


Pertama,
Terus berlatih mengenali target market produk anda, karena copywriting itu tidak perlu diagung-agungkan
cukup banyak baca copywiritng orang atau storytelling yang dapat banyak share
lalu modifikasi ke target marketmu

Kedua,
perbanyak latihan dan ga usah malu copywritingmu dianggap jelek, yang penting cetak profit ya kan ?

Jika bermanfaat boleh dibagikan
SEKIAN

Cara Mudah Menyingkat Link Affiliate Menggunakan Alat Ini…

Halo sobat kembali lagi di postingan tentang singkat-menyingkat link affiliate. Kenapa sih bahas penyingkat link ? ya karena saya cinta sama affiliate marketing hehe..

Kalau di post sebelum ini saya membuat ” Cara Menyingkat Link Affiliate Menggunakan Bit.ly” sekarang sesuai janji saya untuk post Cara Mudah Menyingkat Link Affiliate Menggunakan Tool yaitu Prokem Suite.

Apa itu Prokem Suite ?

Ini adalah semacam plugin wordpress ya, yang dibikin sama mas Andika Yudha, seorang affiliate marketer. Dia membuat tool plug in ini untuk memudahkan bermain affiliate.

Kalau boleh saya remind lagi yaitu seorang affiliate marketer itu tugas utamanya adalah mendatangkan traffic ke sales page milik vendor sebanyak-banyaknya menggunakan link khusus yang sudah digenerate menjadi kode khusus milik kita.

Saat ada yang berhasil mengklik link kita dan berhasil melakukan pembelian, maka akan tercatat menjadi transaksi kita dan kita berhak mendapatkan komisi. Semua tercatat di sistem affiliate vendor dan biasanya kita ada dashboard member untuk mengaksesnya.

Seorang Affiliate Marketer Bermain “Cantik” Dengan Membungkus Link Affiliate

Untuk seorang pemain affiliate menggunakan bit.ly untuk membungkus atau mempersingkat link affiliate sudah hal yang biasa.

Namun untuk pemain affiliate pro biasanya sudah menggunakan tehnik redirect atau tehnik masking/iframe seperti tool Prokem Suite ini.

Cara kerjanya ada 2 , nanti kamu akan tahu bedanya :

1. Redirect

Contoh link affiliate saya : https://kelasjagoan.com/s/pvm7lr8

dengan tehnik redirect tool Prokem Suite menjadi : https://tulisdigital.com/mini-class-jagoan/

Saya menggunakan website tulisdigital untuk membuat page ber URL mini-class-jagoan dan jika di klik akan di redirect ke halaman vendor Mini Class Jagoan.

2. iFrame

Contoh kedua menggunakan iFrame : https://kelasjagoan.com/s/4jq5exf

dengan tehnik iFrame tool Prokem Suite menjadi : https://tulisdigital.com/jagoan-website/

terlihat tidak ada bedanya ya sama-sama URLnya berbentuk pola nama domain diikuti halaman.

Tapi akan berbeda saat di klik.
Untuk tehnik redirect setelah di klik akan muncul website asli vendor
sedang tehnik iFrame setelah diklik tidak muncul website asli vendor

Jelas ya bedanya ?


Nah kalau pengen tau video lengkap cara penggunaan Prokem Suite bisa dilihat di sini :

Tutorial Prokem Suite
Tutorial Prokem Suite


Cara Menyingkat Link Affiliate Menggunakan Bit.ly

Hi sobat Internet Marketer, di postingan sebelum ini saya menjelaskan rekomendasi produk Affiliate Marketing ini ” Buka-bukaan Belajar Internet Marketing, Gampang Atau Susah Sih ?” yang belum baca bisa di klik ya.

Masih nyambung sama postingan kemarin, cara kerja affiliate adalah mempromosikan link affiliate dari produk vendor ke media seperti postingan facebook, Whatsapp, Instagram bahkan blog.

Contoh link affiliate dari produk Mini Class Jagoan punya saya, yang saya dapatkan dari halaman member :

https://kelasjagoan.com/s/pvm7lr8

Kalo dilihat panjang banget dan nggak rapih ya, apalagi kalau kita promosi di Facebook tentu orang bakal “curiga” link apa ini. Jangan-jangan virus, jangan-jangan spam.

Setelah disingkat bandingkan dengan ini :

bit.ly/klsjagoan

Tentu lebih rapi yang bawah kan ? saya pakai penyingkat link favorit saya bit.ly .

Cara loginnya :
1. Klik tautan bit.ly
2. Kalau belum punya akun register dulu menggunakan email Gmail anda. Kemudian login dan cari tombol CREATE

Cara menyingkat link 1
klik CREATE

3. Paste link affiliate anda di kotak seperti bawah ini :

Cara menyingkat link dengan bit.ly

4. Ganti nama link setelah bit.ly/ agar lebih bagus dilihat, tidak acak seperti bawaan default dari bit.ly :

cara menyingkat link dengan bit.ly bagian 3

5. Link yang udah diubah bisa dilihat di sebelah kiri layar dashboard bit.ly dan sudah siap untuk dishare kemana-mana.

cara membuat link khusus dengan bit.ly

Bisa posting ke Facebook, IG, Whatsapp, maupun blog.

Nah dengan bit.ly saja sebenanrnya sudah bisa untuk bermain bisnis affiliate marketing, namun sobat tahu nggak ada cara yang lebih elegan lagi.

Coba lihat link ini :

tulisdigital.com/mini-class-jagoan

Link yang di klik akan redirect ke halaman vendor Mini Class Jagoan tapi dengan link blog yang saya miliki. Lebih rapi kan ya ? Saya gunakan Prokem suite untuk menyingkatnya.

Next di postingan selanjutnya akan saya share “Cara Mudah Menyingkat Link Affiliate Menggunakan Alat Ini… ”

Stay tune ya..

belajar-website-pemula

Buka-bukaan Belajar Internet Marketing, Gampang Atau Susah Sih ?

Halo sobat, postingan kali ini saya akan buka-bukaan apa yang sudah saya pelajari tentang belajar internet marketing. Sebenarnya belajar Internet Marketing yang lagi booming ini gampang apa susah sih ? Yuk simak


Jika sobat adalah seorang karyawan, seorang ibu rumah tangga, mahasiswa, ataupun masih duduk di bangku sekolah, dan ingin mencoba mencari penghasilan tambahan, ataupun penghasilan utama maka sudah selayaknya sobat harus banyak belajar salah satunya Internet Marketing.

Kenapa harus Internet Marketing ? jawabannya menurut saya adalah ini jalan yang bisa membuat cepat berpenghasilan, masif dan besar karena potensinya dan jangkauannya bisa ke seluruh dunia.

Tapi di postingan ini saya hanya akan bicara peluang internet marketing di Indonesia saja ya. Baik langsung saja saya akan memberikan penjelasan tentang apa yang sudah saya pelajari.

Kalau sobat pemula untuk belajar internet marketing, biasanya tau informasi dari Google , Youtube,Facebook, atau Instagram yang mana para master memasang iklannya mungkin. Atau dari teman yang sudah jalan duluan di dunia IM.

Kebiasaan pemula adalah cari gratisan, informasi gratisan seperti ebook, video youtube, audio, atapun webinar. Nggak salah kok memang hanya belajar jadi tidak terarah, kebanyakan informasi, dan bingung mau belajar yang mana dulu.

Ini fase saya pernah mengalami juga kok, jadi bisa dibilang sampai sekarangpun saya merasa kebanjiran informasi yang bikin pusing.

Solusinya investasikan uang untuk membeli ecourse membership dalam belajar Internet Marketing. Lah mas mau cari uang kok keluarin uang ?
Saat kita beli ecourse itu sebenarnya kita beli waktu, misal pembuat ecourse itu pengalamannya di dunia Internet marketing sudah 5 tahun dan banyak melakukan kesalahan-kesalahan.

Ini udah enak, kita tidak perlu mengalami 5 tahun ngga jelas dan mengulangi kesalahan-kesalahan master IM itu. Gitu ya penjelasannya.

Tapi tetep aja sih kembali kepada teman-teman, kalau dengan yang gratisan bisa otodidak dan berhasil sukses, saya bakal salut banget dan anda memang luar biasa.

Bicara Internet Marketing sebenarnya ada banyak tehnik atau program yang bisa sobat jalani namun postingan saya akan saya sesuaikan dengan pemula supaya lebih simpel dan mudah dipahami.

Secara garis besar ada 3 bisnis yang sangat-sangat potensial yang sobat bisa jalani untuk mencari penghasilan dari Internet yaitu :

  1. Affiliate Marketing
  2. Bisnis Jasa
  3. Bisnis Dropship

Mungkin diantara sobat yang baca pasti ada yang baru dengar istilah ini. yuk coba ikuti postingan selanjutnya.

Affiliate Marketing

Apa itu Affiliate Marketing ? Yaitu salah satu bisnis model kerjasama antara pemilik produk dan pemasar yang mana pemilik produk menyediakan tool pemasaran berupa landing page atau halaman website penawaran , banner, link yang bisa disebar kemana-mana.

Pemasar hanya bertugas mendatangkan pengunjung ke landing page pemilik produk. Pemasar dibekali link khusus yang berisikan ID tertentu yang mana jika ada calon pelanggan yang mengklik link tersebut dan terjadi pembelian melalui link sobat maka sobat mendapatkan komisi.

Semoga jelas ya?

Secara sederhananya begitu, coba lihat gambar di bawah ini dari bisablog.com

cara-kerja-affiliate-marketing

Skema ini sudah populer dan sudah banyak digunakan brand besar untuk memasarkan produknya. Seperti Amazon, Ebay, Lazada bahkan baru-baru ini Bukalapak dan Tokopedia juga menggunakan Affiliate marketing untuk membantu memasarkan produknya.

Tugas kita di sini adalah pemasar link dari vendor untuk disebarkan kemana-mana seperti di blog sobat bikin review atau postingan tentang produk dan disiipi link affiliate. Di Facebook atau Instgaram bikin postingan yang viral atau mengundang Call To Action. Atau bisa juga dengan membuat konten Youtube dan disisipi link affiliate di deskripsi. Bahkan cukup modal smartphone sobat dengan chat Whatsapp pun bisa melakukan bisnis affiliate ini. Enak ya ?

Ada banyak sekali produk yang menawarkan komisi dengan skema affilate marketing, kalau mau coba cek aja di Google dengan cara ketik :

“nama produk + affiliate” misalkan “sepeda + affilliate” lalu search

akan muncul tuh marketplace yang menawarkan menjual sepeda dengan sistem affiliate dan bagi hasil nanti komisinya dengan pemilik produk yang memasang produk sepedanya di marketplace.

Selanjutnya sobat coba sendiri iseng pakai nama produk lain. Kalau ketemu sama produk yang kira-kira cocok dan minat buat masarin, ya daftar saja jadi affiliate nya.

Orang Indo sendiri, yang berhasil dan sukses menjadi affiliate marketer cukup banyak. Saya tau karena sering lihat leaderboard( semacam tabel pencapaian kontes affiliate) yang dilombakan oleh pemilik produk / vendor.

Nih beberapa nama-namanya :
leaderboard
sumber : monsteraffiliate.co

Pendapatan mereka jangan ditanya, jutaan bahkan bisa puluhan juta sekali menang kontes.

Ada hal yang sama dalam affiliate marketing, biasanya yang berhasil mendapatkan hasil jutaan hingga bahkan ratusan juta adalah affiliate marketing dengan menjual produk digital.

Apalagi itu produk digital ?

Seperti Ebook, Video, Ecourse yang menjual keahlian untuk membantu kesulitan orang itulah produk digital. Dan hebatnya produk digital ini modalnya dibilang relatif kecil.

Bandingkan dengan jualan produk fisik coba yang perlu modal produksi, gudang, restock, retur, packing.

Produk digital ini cukup modal di awal untuk pembuatannya dan bisa dijual berkali-kali. Kapan pun, dimanapun, bahkan saat sobat sendiri sedang tidur, transferan tetep jalan.

Pertanyaannya, dimana kita menemukan produk digital untuk kita jual sebagai affiliate marketer ?

Jawabannya bisa ambil dari marketplace ataupun dari produk personal dari pemilik produknya langsung.

Saya akan berikan rekomendasi produk digital yang pasar dan peluangnya masih luas :

Mini Class Jagoan – Oleh Waisy Alqi

Ini adalah kelas dimana sobat akan diajarin detil tentang affiliate marketing secara lengkap dan sangat mudah dimengerti oleh pemula. Mas Waisy Alqi ini salah satu top affiliate marketer yang sudah berpengalaman. Dia berhasil menjuarai kontes affiliate dan masuk dalam tangga leaderboard kontes JV affiliate.
juara affiliate marketing

Dari pengalamannya, dia lalu membuat beberapa ecourse yang tentu saja, kita bisa belajar banyak darinya plus sekalian ikut menjadi affiliate marketer dari produknya. Asik kan ? Diajari caranya dan sekalian praktek jualan udah ada produknya.
Saya salah satu pemilik produk dari mas Waisy ini yaitu Mini Class Jagoan yang isinya kita akan diajarin bermain Affiliate Marketing, Bisnis Jasa, Dan Dropshiper produk fisik.

Ini beberapa materinya :

  1. Affiliate Marketing
    – Perkenalan dengan Affiliate Marketing
    – Kenapa harus berbisnis affiliate
    – Sebelum bermain affiliate , apa yang harus dilakukan
    – Membuat Goal Bulanan
    – Cara mengikuti Affiliate dari marketplace affiliate
    – Cara mencari vendor yang terpercaya
    – Tehnik Jitu promosi link affiliate dan contekan copywritingnya
    – Dan banyak lagi
    Dalam materi Affiliate ini sobat akan bisa mengakses 26 video yang bisa ditonton berulang-ulang sampai paham
  2. Bisnis Jasa (Menjual Skill)
    Jika sobat punya keahlian menulis konten, membuat website, membuat video animasi, ataupun skill lainnya maka Mas Waisy Alqi juga memberikan video pembelajaran khusus untuk membahas bisnis jasa tentang apa saja hal-hal yang harus diperhatikan untuk bisa menjual keahlian berdasarkan pengalamannya dalam menjual skill. Bahkan anda yang tidak punya skill pun bisa kok menjual jasa, dengan cara menjualkan jasa orang lain.
  3. Dropship
    Dalam materi Dropship di Mini Class Jagoan, akan dibahas bagaimana cara jualan produk fisik dari marketplace Tokopedia dan Bukalapak tanpa modal. Maksudnya anda tidak perlu membeli dahulu dan menyetok barang. Cukup memajang gambar milik supplier dan di mark up, ketika ada pembelian anda transfer dulu ke supplier dan meminta supplier untuk mengirimkan barang ke pembeli.
    Di sini sobat disebut dropshipper. Jelas ya ?
    Materi yang dipelajari diantaranya :
    – Cara mencari trusted supplier di Tokopedia, Bukalapak, dan dari Google
    – Cara menghitung profit supaya anda ngga boncos
    – Strategi-starategi Promosi bisnis drophsip melalui sosial media
    – Apa saja kesalahan yang harus di hindari supaya anda tidak salah langkah
    dan banyak lagi total ada 16 video.

Bagaimana ? cukup lengkap kan. Mini Class Jagoan ini akan sangat powerfull jika dipadukan dengan skill membuat website, Skill SEO, dan Skill Monetisasi Blog di Kelas yang lain yaitu kelas Jagoan Website.

Ini dia penampakan gambarnya :

mini class jagoan belajar-website-pemula

Rangkuman :

Belajar Internet Marketing ngga susah kok, sobat bisa belajar dari materi gratisan yang bertebaran di Google dengan konsekuensi materinya acak atau sobat beli ecourse yang harganya relatif murah jika dibandingkan dengan waktu yang dibutuhkan, belum pusing kepala belajar sendiri dan mengalami kesalahan 😀

Untuk pemula yang ingin terjun di Internet Marketing atau Bisnis Online, saya menyarankan untuk pilih yang paling mudah dipelajari dulu. Disesuaikan dengan kesanggupan sobat dari segi waktu, tenaga, pikiran, dan biaya.

Tanyakan pada diri sendiri, mana kira-kira menurut sobat yang paling cepat bisa dipelajari atau dilakukan. Apakah dropship dari produk marketplace ? apakah menjual keahlian atau belajar website dan cara monetisasinya.

Kalau saya pribadi dulu awalnya belajar ini dulu urutannya :
1. Belajar Website dan Search Engine Optimization
2. Belajar Affiliate Marketing
3. Menjual Jasa Membuat website
4. Jualan Produk Fisik di Marketplace

Tapi sekarang saya hanya foksu di blogging dan affiliate marketing karena saya tidak punya banyak waktu soalnya saya juga bekerja.

Disamping itu saya lebih nyaman menulis dan bekerja dalam sunyi.

Bagaimana dengan sobat ? segera tentukan pilihan ya, jika ada kebingungan boleh kita kontak by email di pemecah@gmail.com atau Whatsapp di 0895331719890

Belajar Internet Marketing sekarang atau ketinggalan peluang income dari Bisnis Online. Sampai jumpa di postingan selanjutnya.

Instagram Marketing : Lebih Baik Gratisan Atau Berbayar ?

Kita tahu selalu ada 2 jalur untuk marketing. Berbayar dan gratisan, entah mau pakai Facebook, Google, maupun Instagram. Kamu bingung mau pakai yang mana ? Simak lanjutannya.

1. Instagram Marketing Berbayar/ Instagram Ads

Mengapa orang rela membuang uang untuk beriklan ? buat orang yang tidak memiliki dana untuk dialokasikan sebagai biaya marketing, tentu akan menyebut ini mahal atau sayang uang.  

Perlu dipahami bahwa mengeluarkan uang untuk iklan ini artinya “membeli” waktu dan data. 
Biasanya dilakukan oleh perusahaan atau orang yang memang ingin mendapatkan hasil lebih cepat. Tergantung, apa tujuan iklannya apakah mencari follower, click to website, ngumpulin lead, atau jualan hard selling.

Khusus tujuan mencari follower, dengan beriklan, kita dapat dengan cepat memiliki interaksi seperti follower, like, atau komen bilamana iklan kamu efektif. 

Ketika menjalankan iklan dan mendapatkan data yang cukup, barulah kamu evaluasi iklan tersebut efektif atau tidak. Apakah akan ditesting dengan iklan lain, dan bila iklannya winning apakah akan ditambah budgetnya (scaling up). 

Di sinilah kamu butuh skill beriklan atau hire orang lain untuk melakukan tugas ini jika kamu tidak mau ribet dalam beriklan. 

So, kesimpulannya gunakan tehnik Instagram Marketing berbayar /Instagram Ads ketika 

– Kamu punya uang lebih
– Kamu pengen cepet dapat data
– Kamu tidak punya banyak waktu

Ketika kamu sudah mendapat cukup banyak data pelanggan dan tau siapa detail dan persona pelangganmu, ada baiknya kamu buat startegi Instagram Organik. Baca ke bawah..

2. Gunakan Instagram Organik Kalau Kamu…

Nah ini yang banyak dilakukan oleh marketer pemula maupun expert. Dengan cara gratisan ini artinya kamu benar-benar mencari follower dengan gerilya hari ke hari dari aktivitas : 
– Riset konten atau hashtag
– Posting konten 
– Follow Unfollow
Cara organik ini bisa kamu lakukan beriringan dengan cara berbayar.
Namun untuk engangement dan traffic pengunjung jangka panjang menggunakan cara organik adalah bisa jadi pilihan. 

Plus kamu punya banyak waktu untuk ngulik Instagram bisnis kamu. 
Kalau tidak punya waktu gimana ? cobalah untuk mencari jasa pengelola sosial media. 
Keluarkan uang untuk itu. 

So, kesimpulannya 
Mana yang lebih baik ? 
Keduanya bisa dilakukan dengan disesuaikan sumber daya yang kamu miliki serta strategi yang kamu pakai. 

Di awal jika kendalanya adalah di budget, maka cara organik bisa menjadi pilihan awal. 
Namun kamu perlu tekun dan rutin untuk selalu meningkatkan engagement, mengevaluasi konten, menjawab komentar dan aktifitas organik lainnnya. 

Mau belajar lebih banyak tentang Instagram Organik dan Instagram Ads ?
tanpa perlu pusing belajar sendiri dari nol 

Materi lengkap dan ada komunitas hingga bebas tanya jawab apa yang kamu belum paham ? 

Gabung bersama 11.000++ marketer yang sudah merasakan manfaatnya di
KELAS INSTAGRAM MARKETING BY NIKO JULIUS
Kelas Instagram Organik

Sampai jumpa lagi ya

Belajar Instagram

Belajar Instagram Marketing Di mana Buat Pemula?

Dari kemarin ada yang japri di WA

“Koe ki gawe opo e kok dolanan IG terus ? mbok aku diwarahi

(Kamu ini mainan apa kok lagi ngulik IG melulu) aku diajarin

😁

“Ah. malu saya masih sedikit followernya”

Tapi ya sudahlah, berhubung beberapa yang tanya.
Saya ngerasa manfaatnya sekalian saya buka aja mudah-mudahan membantu yang sama-sama belajar

Jadi ini memang tempat belajar Instagram yang emak-emak pun bisa, cukup modal hp aja

Toh emak-emak pengen juga belanja bedak sendiri, kulineran pake uang sendiri, paling engga kan gak nyusahin suami ya kan?

Jujur saya udah 2 bulan di grup belajar ini,
yang saya rasakan memang peningkatan signifikan buat followernya

dibuka bener-bener peluang di IG itu, tapi ada cara mainnya

PENTING :
1. Akun jualan harus dipisah sama akun buat cari follower
2. Akun cari follower boleh sebanyak-banyaknya, tapi akun jualan bisa jadi cuma 1 buat produk utama anda

Bisa buat yang jualan produk apa aja ?
– Herbal bisa, jilbab bisa, workshop bisa, produk fashion, kecantikan bahkan affiliate marketing bisa
kuncinya ya follower nya udah banyak mau jualan apapun lebih mudah

– Bisa juga jasa promosi produk orang namanya Paid Promote
– Bisa juga dijual lagi akunnya ampe jutaan

nih beberapa materinya :
– Bikin nama akun yang gampang ditemuin di search, jadi peluang di follow tinggi
– Topik apa saja yang bagus buat dibikin akun IG
– Optimasi Bio profil yang keyword friendly
– Tehnik 100 follower pertama secepat mungkin
– Gimana riset hashtag yang bener-bener winning
– Follow unfollow yang tertarget bener tuh bagaimana, ternyata ngga asal follow
– Dapat follower yang bener-bener manusia bukan robot
– Bikin akun IG lebih dari satu pake nomor HP yang sama ternyata guampang
– Intip hashtag kompetitor yang setopik
– Cara posting konten tanpa bikin konten dan tidak melanggar aturan IG
– Menemukan konten viral yang disukai follower
Dan banyak lagi dah dibimbing di grup premium yang sabar banget ngajarinnya..

Mudah-mudahan bermanfaat, saya cuma share apa yang sudah saya lakukan
Trims

saya share buat yang komen dan memang butuh ilmu aja 😊
dan ngga tau kapan akan dibuka lagi grupnya..

bit.ly/studyIG
bit.ly/studyIG
bit.ly/studyIG

5 Cara Menghasilkan Uang Dari Instagram Untuk Pemula

Halo pembaca tulis digital. Apa kabar ? Semoga baik-baik aja ya..

Kali ini saya akan mengupas tentang Instagram. Topik 5 Cara Menghasilkan Uang Dari Instagram Untuk Pemula.

Btw, kenapa saya bahas Instagram ? Sebenarnya karna saya lagi suka mainan Instagram haha..
Ada sih data trend nya, saat ini Instagram adalah the fastest growing social media dan ngalahin kakaknya, Facebook. Seperti saya kutip dari blognya Kinsta

” Nearly one in three internet users are Instagram users. Hitting the mark of 1 billion monthly active users in 2018, Instagram is now the fastest growing social network at 5% growth per quarter—significantly ahead of Facebook (3.14%, and Snapchat (2.13%). “”

Lihat kan penggunanya 1 Milyar di dunia di tahun 2018. Nah di bawah ini data November 2019 di Indo yah..

sumber : https://tekno.kompas.com/read/2019/12/23/14020057/sebanyak-inikah-jumlah-pengguna-instagram-di-indonesia

Sebanyak itu pengguna Instagram di Indonesia 61.610.000. Kalau kamu bisa mengambil peluang misakan 1 % saja.

Wow itu masih jumlah yang sangat besar yaitu 616.100.

Oke deh kita kali ambil lagi 1 % dari 616.100 = 6161.

Dari situ ambil setengahnya lagi deh 6161 x 50 % = 3080 pengguna.

Kalo kamu punya produk yang bisa diakses segitu banyak orang per hari dan closing penjualan 1 % nya aja lagi dari 3080 maka 30 orang yang beli produk kamu dalam satu hari.

Profit katakanlah Rp 50.000 dikali 30 = Rp 1.500.000 dalam sehari sangat wow kan ?

Nah, sebelum kesana kamu perlu tau apa saja sih peluang menghasilkan duit dari Instagram ?

Yuk kita lihat daftar isinya :

  1. Jual Produk Sendiri Atau Produk Orang Lain
  2. Jual Jasa Keahlian Kamu Atau Orang Lain
  3. Jasa Paid Promote
  4. Endorse
  5. Jual Akun Berfollower Besar

1. Jual produk sendiri atau produk orang lain

Salah satu alasan mengapa orang memilih Instagram untuk berjualan adalah karena tingkat engagement nya tinggi. Setiap postingan di Instagram jika di berikan gambar yang menarik, caption dengan copywriting yang menggugah, hashtag yang relevan, ditambah dengan momentum yang tepat( jam posting, trending topik ) maka BOOM.. 

Kamu bisa banjir follower dan like. Dengan kekuatan engagement ini, sangat masuk akal kan kalau kamu pajang barang jualan kamu kemungkinan ada yang beli produk kamu. 

Tentunya di awal-awal kita harus berproses dulu mencari follower sebanyak-banyaknya. 
Di sini untuk membangun akun Instagram dibutuhkan kesabaran. Dan harus tau kapan posting sesuatu yang berfaedah untuk follower kamu dan kapan promosi. 

Sebaiknya sih, kamu pisahin antara akun bisnis dan akun untuk cari follower. Strategi ini udah dipake sama akun-akun besar. 

Jadi, akun untuk receh-recehan dan cari follower mah bisa banyak. Tapi untuk branding produk kamu, satu sudah cukup. 
Justru kamu bakal sibuk cari follower di akun receh kamu , atau kalo gak mau repot ya pake jasa orang aja. Baca terus kebawah nanti bakalan ngerti. 
Hehe..

2. Jual jasa keahlian kamu ataupun orang lain

Oh iya daritadi poin 1, saya selalu bilang produk kamu ataupun orang lain, jual jasa keahlian kamu ataupun orang lain. Kenapa ngga punya kita aja ? Kan profitnya lebih gede

Iya memang betul profit lebih gede, tapi begini jaman sekarang ini banyak orang kreatif. Mungkin bisa lebih kreatif malahan lebih canggih dari kita. 

Sah-sah saja kalau kita punya produk sendiri atau jasa skill dan dijual . Tapi mindsetnya adalah kalo seperti saya , yang notabene ga punya banyak waktu buat menciptakan produk sendiri. Kan lebih enak pake punya orang kan, yang sudah ada pasarnya, yang sudah terbukti laku. 

Kita tinggal mark up aja ya kan. Mau jadi reseller atau mau sistem dropship

Ngga perlu bangun dari nol, ya nanti sambil coba jualan kita bikin produk , sambil belajar skill baru nanti ke depan kita jual punya kita sendiri.

Back to topik, jadi ngga ada yang salah sih di sini. Kamu pilih yang mana bebas. Sama dengan jualan produk, jual skill ini juga hampir mirip. Cari teman kamu yang bisa web design , design logo, pemrograman, sketsa wajah,  bisa bikin jasa promosi video, bisa fotografi, bisa masak. Apapun itu.

Bahkan kamu bisa jual kerjaan freelancer di marketplace kaya fiverr kalo market luar, atau sribulancer, bahkan fastwork untuk market indo. dan bisa kamu jual lagi loh..

Intinya, kreatif tanpa batas.

Jelas yah.

 

3. Jasa Paid Promote 

Apa itu paid promote ? gampangnya orang bayar buat nebeng postingan di akun yang followernya lebih gede dari dengan harapan follower yang akun gede itu ada yang visit akunnya syukur-syukur follow dan interaksi. Bahkan beli produknya. 

Posisi jual jasa paid promote ini tuh kamu yang berada di posisi akun berfollower lebih gede itu. 

Dengan kata lain, kamu dibayar buat postingin produk orang lain atau branding akun lain.

Berapa rata-rata penghasilan jasa paid promote ? Tergantung. 
Biasanya untuk akun yang udah punya follower 100.000an sekali paid promote mentarif 100.000 – 150.000 rupiah. 

Htungannya 1000-1500 rupiah per follower yang dimiliki. 

Teman saya seorang internet marketer namanya mas Ahmad Muzzamil sudah membuktikannya, dia memang fokus di situ dengan menjual jasa paid promote ini. 

Bahkan dia sampai dapat duit dari Tik Tok buat jadi endorser akun Tik Tok dibayar mingguan. 
Dia mulai menekuni Instagram di tahun 2017 awal dan berhasil mencapai 100K follower di bulan ke tiga 2017. 

Gimana caranya ? Jadi dia fokus di topik kuliner, dan membuat akun @masakanindonesia.

Kepoin aja akunnya. 

Dari sanalah sumber paid promote awalnya sampai akhirnya dia dapat kontrak dari Tik Tok. Setahun merasakan hasil dari Instagram, dia memutuskan untuk membagikan pengalamannya di sebuah wadah belajar yang dia buat sendiri yang bernama Instakuliner

Di situ diajarkan dari awal, mulai dari mindset yang benar dalam membangun akun, riset hashtag, mencari konten yang viral dan sebagainya. 
Saya sudah join dan daging juicy banget ilmunya. Sangat cocok buat pemula , bahasanya nggak ribet. 

Beliau sabar pula kalau ada yang belum paham dan tanya di grup. 

 Nih saya bocorkan sedikit apa saja yang dipelajari di situ : 

 

 


4. Endorse

Kalo kamu cukup pede dalam penampilan, suka dandan, wajah babyface cameraface, suka mix match baju dan dipoto, suka travelling atau makan sekalipun. Ditambah punya basis folower yang kuat. 

Cari uang pake cara endorse ini duitnya lumayan gede..
Dari produk fashion ampe aksesories mereka rela kocek sakunya dalem-dalem buat endorsin barangnya. 

Ya itu tadi, kamu harus mulai branding diri kamu pake foto yang keren ( baca: instagramebel).  Belajar naikin follower, belajar Instagram marketing. Bikin copywriting di caption yang bikin orang tu kepo buat pantengin IG kamu.

Biasanya sih kebanyakan artis yang bisa main endorse. Tapi jaman sekarang ngga harus jadi artis buat cari uang jadi endorser. 

Cuss.. lanjut 

5. Jualan akun berfollower besar

Loh emangnya laku ? 
Saya jawab, loh kenapa tidak ? hehe.. 
Banyak pemain Internet Marketing yang nyambi jadi ternak akun Instagram. 

Satu akun yang berfollower 10.000 saja, bisa dibeli 1 – 2 juta.
Bahkan ada yang berfollower 1 Juta dijual 1 Milyar, dan ada pembelinya. 

Teman saya sendiri ternak akun Instagram sudah 1 tahunan. Dan hasilnya cukup menarik.
Setiap bulan dia punya akun yang bakal dijual minimal 2-3 akun. 

Berapa lama kembangin akun sampai 10.000 follower ? 
Jawabannya tergantung, bisa dalam 3 bulan 10.000 follower. Dan bahkan sangat mungkin  100.000 follower hanya dalam 4 bulan. 

Tentu ada caranya, legal dan tidak menyalahi aturan Instagram. Follower juga bukan berisi bot atau akun bodong. Ini bukan tentang beli follower juga buat ningkatin jumlah follower, udah ngga jaman kaya gituan. 

Ada strategi khusus untuk mencapai follower sebanyak itu dengan singkat. Tentu beda strategi untuk mencari 100 follower dengan follower 10.000, begitu juga jika sudah di level 100.000 ke atas. 

Yang jelas jika suatu akun semakin besar followernya, semakin gampang mendapat follower.

Modal nomer perdana baru buat daftar akun IG baru, laptop, dan koneksi internet. Itung-itung investasi ya kan ?